www.AlvinAdam.com

WARTA 24 JAWA TIMUR

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Pria Ini Kena Batunya Saat Mencoba Menipu Tentara

Posted by On 21.07

Pria Ini Kena Batunya Saat Mencoba Menipu Tentara

Minggu 31 Desember 2017, 16:15 WIB Pria Ini Kena Batunya Saat Mencoba Menipu Tentara Enggran Eko Budianto - detikNews Pria Ini Kena Batunya Saat Mencoba Menipu TentaraPelaku Penipuan (Foto: istimewa) Mojokerto - Erik Susanto diringkus polisi setelah 4 kali melakukan penipuan jual beli online. Yang terbaru, dia menipu anggota Korem 082 CPYJ Mojokerto. Pria asal Desa Tempel, Krian, Sidoarjo ini berhasil membawa kabur sepeda motor Kawasaki Ninja 250 milik korban.
"Pelaku ditangkap Unit Resmob Sat Reskrim di rumahnya pada Sabtu (30/12) tengah malam," kata Kasubbag Humas Polres Mojokerto Kompol Sutarto saat dihubungi detikco m, Minggu (31/12/2017).
Sutarto menjelaskan, Erik mencari mangsa melalui sebuah situs jual beli online. Kebetulan korban yang ingin menjual sepeda motor Kawasaki Ninja 250 miliknya, memposting di situs tersebut.
"Korban anggota Korem 082 Mojokerto, dihubungi oleh pelaku melalui ponsel untuk diajak bertemu. Pelaku berpura-pura menjadi pembeli," ujarnya.
Korban dan pelaku pun sepakat bertemu di Desa Kintelan, Puri, Mojokerto pada Selasa (26/12) sekitar pukul 08.00 WIB. Saat bertemu itu lah Erik menjalankan aksinya dengan cara berpura-pura mencoba motor korban.
"Namun, oleh pelaku motor korban langsung dibawa kabur menuju Krian, Sidoarjo, kemudian motor korban dijual di Pasuruan seharga Rp 47 juta," terang Sutarto.
Korban pun melaporkan penipuan ini ke Polres Mojokerto. Dari penangkapan pelaku, menurut Sutarto, petugas hanya menemukan barang bukti berupa ponsel dan uang Rp 400 ribu milik pelaku. Uang tersebut sisa hasil penjualan sepeda motor kor ban.
"Pelaku mengaku sudah 4 kali melalukan penipuan serupa. Antara lain di Trowulan, Sooko, Pungging dan Puri," ungkapnya.
Akibat perbuatannya, tambah Sutarto, Erik dijerat dengan Pasal 378 dan atau Pasal 372 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan. "Ancaman hukumannya 4 tahun penjara," tandasnya.
(iwd/iwd)Sumber: Google News | Warta 24 Kabupaten Mojokerto

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »