WARTA 24 JAWA TIMUR

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Ketua Perindo Jabar Deklarasi Cabup-Cawabup di Rumah Pendopo

Posted by On 18.22

Ketua Perindo Jabar Deklarasi Cabup-Cawabup di Rumah Pendopo

Ketua Perindo Jabar Deklarasi Cabup-Cawabup di Rumah Pendopo

Haryudi

Ketua Perindo Jabar Deklarasi Cabup-Cawabup di Rumah Pendopo
Ketua DPW Perindo Jabar Ade Wardhana Adinata mendeklarasikan maju di Pilkada Kabupaten Bogor melalui jalur independen bersama Cawabup Bogor Asep Ruhiyat, Jumat (24/11/2017). Foto/SINDOnews/Haryudi.
A+ A- BOGOR - Ketua DPW Perindo Jawa Barat (Jabar) Ade Wardhana Adinata yang akan maju di Pilkada Kabupaten Bogor melalui jalur independen bersama Calon Wakil Bupati Bogor Asep Ruhiyat akhirnya resmi mendeklarasikan diri di rumah sejarah atau Pendopo Bupati pertama, Desa Malasari, Nanggung, Kabupaten Bogor.
Pasangan Ade Wardhana-Asep Ruhiyat yang disingkat AA ini, sebelum deklarasi di rumah dinas Bupati Bogor 1947-1950 Ipik Gandamanah, sempat melakukan makan bersama ratusan warga setempat di area terbuka tak jauh dari Pendopo atau Rumah Sejarah Bogor itu.
Ade mengaku sengaja menggelar deklarasi di ujung Kabupaten Bogor bagian Barat dengan melibatkan masyarakat sekitar sambil makan secara sederhana sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi ekonomi saat ini.
"Jadi kita tadi makan jengkol, lalapan dan lauk apa adanya yang memang jadi sajian ala rakyat Bogor. Intinya semua kita kemas secara sederhana menyesuaikan dengan situasi dan kondisi ekonomi warga sekitar yang memang sangat membutuhkan perhatian dan sentuhan figur," katanya kepada wartawan di Rumah Pendopo, Jumat (24/11/2017).
Selain itu, ia menuturkan keputusan memilih lokasi deklarasi di rumah dinas bupati Bogor pertama Ipik Gandamanah ini sebagai wujud penghargaan terhadap nilai-nilai sejarah.
" ;Rumah dinas bupati pertama Bogor ini, memang kami putuskan sebagai tempat deklarasi dengan tujuan menghargai sejarah awal pembentukan Kabupaten Bogor dan napak tilas sejarah," katanya.
Tak hanya itu, menurutnya berdasarkan catatan sejarah Bogor, banyak hal yang sudah dilakukan Bupati Bogor 1947 Ipik Gandamanah ini selama tiga tahun kepemimpinannya.
"Tak hanya, saya banyak berbincang dengan masyarakat maupun tokoh Malasari, desa yang kaya akan sejarah dan alamnya ini kondisinya infrastruktur dan ekonominya sangat memprihatinkan.
Selain sejarah, potensi alam yang ada disini cukup luar biasa, tapi kenapa hingga saat ini mereka masih kurang beruntung karena minimnya perhatian. "Jadi ada yang salah dalam pengelolaan Kabupaten Bogor selama ini, mari kita ubah pilih pemimpin baru demi Bogor baru," katanya.
Sementara itu, Asep Ruhiyat bakal calon wakil bupati Bogor mengatakan setelah deklarasi, pasangan AA Bogor juga mematangkan persyaratan pendaftar an sebagai bakal calon pada 26 November 2017 di KPU Kabupaten Bogor.
"Setelah deklarasi kami akan mendaftar sebagai pasangan bakal calon bupati-wakil bupati Bogor ke KPU pada Senin," kata Asep.
Selama ini, belum tercatat dalam setiap kontestasi Pilkada Bogor ada pasangan calon yang mendeklarasikan pencalonan di rumah dinas bupati Bogor pertama.
"Oleh karena itu, pasangan AA Bogor sengaja mengambil momentum ini sebagai wujud kepedulian kita kepada sejarah perjalanan berdirinya Kabupaten Bogor," ungkapnya. (ysw) Follow Us : Follow @SINDOnewsSumber: Google News | Warta 24 Kabupaten Bogor

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »