WARTA 24 JAWA TIMUR

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Penuhi Wasiat Ibunda, Jodi Kustiawan Tinggalkan PSS Sleman

Posted by On 20.07

Penuhi Wasiat Ibunda, Jodi Kustiawan Tinggalkan PSS Sleman

Penuhi Wasiat Ibunda, Jodi Kustiawan Tinggalkan PSS Sleman

Wasiat sang Ibundanya, Sumiyem, adalah satu-satunya alasan yang membuatnya akhirnya Jodi menerima pinangan Persela Lamongan.

Penuhi Wasiat Ibunda, Jodi Kustiawan Tinggalkan PSS SlemaninstagramPemain belakang PSS Sleman, Jodi Kustiawan

TRIBUNJOGJA.COM- Meskipun kebersamaan pemain belakang PSS Sleman, Jodi Kustiawan terbilang singkat, satu musim saja berseragam hijau Elang Jawa, tapi pilihannya meninggalkan PSS untuk pindah ke Persela Lamongan bukan hal mudah baginya.

Wasiat sang Ibundanya, Sumiyem, adalah satu-satunya alasan yang membuatnya akhirnya Jodi menerima pinangan Persela Lamongan.< /p>

"Keinginan awal saya ingin kembali ke PSS, ternyata diluar dugaan," ungkap Jodi.

Jodi menceritakan, ia sebelumnya sama sekali tak memiliki pikiran untuk meninggalkan PSS Sleman, karena baginya saat ini tim kebanggaan masyarakat Sleman menjadi prioritas baginya.

Namun ia mengingat pesan terakhir ibunya sebelum meninggal pada 5 Desember 2017, lalu.

Dua hari sebelum ibunya wafat, Jodi dan kedua orangtuanya masih sempat mengobrol dan juga bercanda seperti biasanya di rumah.

"Saat itu coach Aji Santoso menghubungi saya, lalu saya ceritakan kepada ibu dan ayah saya. Ibu bilang, 'Wis mas melu coach Aji wae, sopo ngerti prospek ke depan lebih bagus'," ungkap Jodi.

Namun malamnya sekira pukul 24.00 WIB, ibunya terjatuh dari tempat tidur, kemudian dibawa kerumah sakit dan dirawat selama sehari semalam.

Tapi takdir berkata lain, Sumiyem berpulang ke pangkuan yang Kuasa, dan pesan terakhir itulah yang menjadi wasiat sang ibu kepada Jodi.

"Firasat sih nggak ada, tapi sebelumnya sewaktu masih ngobrol dan bercanda di Hari Minggu itu, Ibu sempat ketiduran saat ngobrol-ngobrol di ruang keluarga. Tapi entah saat itu saya kepikiran, ingin foto ibu untuk kenang-kenangan kalau saya jauh nanti. Saya foto kaki ibu, saya foto ibu waktu tertidur, ternyata foto ini menjadi kenangan terakhir," kenang Jodi.

Terkait kepindahannya yang terkesan sangat mendadak, Jodi pun mengaku hal tersebut.

Bahkan sebelumnya, saat dihubungi Asisten Manajer PSS, Dewanto, yang meminta pemain asal Ngawi ini untuk bergabung mempersiapkan laga Celebration Game ke Surabaya, tanpa pikir panjang Jodi pun mengiyakan ajakan ini.

"Padahal hari Senin (3/12/2017), para pemain itu seharusnya sudah berlatih di Sleman, tapi entah saat itu kenapa saya justru bilang ke Ibu kalau saya ke Yogyakarta pada hari Selasa atau tepat di hari meninggalnya ibu, mungkin kalau kata orang jawa 'digendoli' s ama ibu," ungkap Jodi.

Meskipun belum secara resmi menandatangani kontrak bersama Persela Lamongan, namun Jodi telah mengikuti latihan resmi Laskar Joko Tingkir.

Menurutnya, kini ia tinggal menunggu teken kontrak yang direncanakan akan dilakukan pada hari Rabu (27/12/2017). (*)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho Editor: oda Sumber: Tribun Jogja Ikuti kami di Adu Mulut Berbuntut Adu Fisik, Polwan Cantik Dicakar Wanita Ini, Berawal dari Masalah Mobil Sumber: Google News | Warta 24 Kabupaten Ngawi

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »