WARTA 24 JAWA TIMUR

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Suasana Santri Warnai Sinergi Panpel Napak Tilas Jenderal ...

Posted by On 20.07

Suasana Santri Warnai Sinergi Panpel Napak Tilas Jenderal ...

Penyerahan bendera dari tim penyapu kepada Panpel Napak Tilas (FT/DUTA.CO/Nanang Priyo)

KEDIRI | duta.co â€" Ada hal menarik saat peserta tiba di garis finish berada di Monumen Panglima Besar Jendral Soedirman di Desa Bajulan Kabupaten Nganjuk, pada Sabtu malam (23/12/2017). Sejumlah anak muda bergegas sholat berjamaah dilanjut berdoa di lokasi monumen.

“Banyak hal bisa menjadi inspirasi kami dalam mengisi kemerdekaan,” jelas Agus Fikri Latif Madjid, putra Pengasuh Ponpes Eahidiyah Kedonglo ditemui selepas memimpin doa.

Selain Gus Fikri, sapaan akrabnya yang mengajak puluhan santri, sejumlah anak muda dari kelompok organisasi dan komunitas, memenuhi lokasi monumen untuk melaksanaka n sholat. Termasuk Andalas (25) dan Kadafi (40) warga Palembang Sumatera, secara khusus datang untuk mengikuti Napak Tilas Rute Gerilya Panglima Besar Jendral Soedirman.

Semakin tahun, pihak panitia penyelenggara melibatkan sejumlah instansi dan TNI Polri, semakin apik dalam mengemas acara.

Baca Juga:

  • Bunda Ita Dibekuk Bareng Bacawabup, Golkar Evaluasi…
  • Ada yang Adu Domba FPI Vs dr Fiera, Solok Diisukan Mencekam

“Pada tahun ini, setiap posko yang dilewati peserta, kami beri batasan waktu. Jika tidak mampu memenuhi dengan terpaksa kami lakukan evakuasi,” jelas Kepala Disbudparpora Kota Kediri, Nur Muhyar.

Semisal pada posko pertama, batas waktu hingga pukul 11.00wib bagi peserta ingin melanjutkan perjalanan, kemudian di posko kedua, batas waktu pukul 14.00wib. “Adapun peserta tercepat masuk garis finiah pukul 13.00wib, kemudian ditutup rangkain 1 regu tim penyapu pada pukul 17.26 wib menyatakan peserta telah steril dari lintasan,” terang Nur Muhyar.

Diantara peserta tercepat, terdapat dua srikandi tergabung dalam DPC Pemuda Pancasila Kota Kediri, Devidalia Putri dan Dita Safira Paradiana, merupakan Siswa SMA Pawyatan Dhaha, duduk di kelas XII. Meski terlihat capek, keduanya mengaku tertantang ingin mengikuti kembali pada tahun depan.

“Kami ingin tercepat dan tidak mau kalah dengan peserta laki â€" laki,” terang Dita.

Tidak ada latihan khusus menurut dua cewek ini, selain rutin jogging pagi dan sore. Atas usainya acara ini, kini peserta menunggu pengumuman juara yang berhak meraih uang pembinaan total Rp. 15 juta bagi kelas beregu dan perorangan. (nng)

Sumber: Google News | Warta 24 Kabupaten Nganjuk

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »