WARTA 24 JAWA TIMUR

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Mayat Berjilbab Lebar di Kediri Telah Teridentifikasi

Posted by On 18.02

Mayat Berjilbab Lebar di Kediri Telah Teridentifikasi

Jumat 05 Januari 2018, 17:17 WIB Mayat Berjilbab Lebar di Kediri Telah Teridentifikasi Andhika Dwi Saputra - detikNews Mayat Berjilbab Lebar di Kediri Telah TeridentifikasiRusdi, orang tua Nurul Kholifah, menunjukkan ijazah anaknya (Foto: Andhika Dwi Saputra) Kediri - Identitas mayat perempuan berjilbab lebar yang ditemukan di jalanan desa Menang, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri akhirnya diketahui. Identitasnya adalah Nurul Khotimah (40), warga Jalan Pahlawan, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung.
Kasubbag Humas Polres Kediri AKP Muklason menjelaskan jika identitas korban berhasil terungkap melalui Mobile Automa ted Multi-Biometric Identification System (MAMBIS). Alat itu mampu memindai sidik jari seseorang yang terhubung dengan data base e-KTP.
"Apabila orang tersebut pernah terekam di e-KTP maka alat tersebut bisa memunculkan identitasnya," ucap Muklason melalui pesan WhatsApp, Jumat (5/2/2018).
Jenasah Nurul sendiri sudah dimakamkan di Desa Kroncong, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri. Ayah korban, Rusdi (65) yang ditemui di rumah duka menjelaskan bahwa sebelum ditemukan meninggal, Nurul terlihat bersama suami dan kedua anaknya.
Mereka sempat ke Kota Batu. Sepulang dari Batu pada Selasa (2/1/2018), anak pertamanya diantar ke Solo untuk belajar di pondok pesantren. Itulah terakhir kalinya Rusdi bertemu Nurul hingga Kamis (04/01/2018) petang jasadnya ditemukan tergeletak di pinggir jalan Menang, Kabupaten Kediri.
"Saya terakhir ketemu hari Selasa, saat mereka pulang dari Batu dan mau mengantar anak pertamanya ke Solo, sedih saya dengar kabar Nur sudah meningg al," ucap Rusdi.
Baca juga: Mayat Perempuan Berjilbab Lebar Ditemukan di Kediri
Di mata keluarga, sosok mendiang Nurul adalah pendiam dan terkesan tertutup, baik di antara keluarga maupun tetangga, khususnya setelah menikah. Bahkan kehidupan Nurul terbilang cukup harmonis dan tidak pernah ada perselisihan.
"Nurul itu pendiam dan tertutup anaknya, bahkan bagi keluarga. Kehidupan rumah tangganya pun juga harmonis," imbuh Rusdi.
Berbeda dengan Rusdi, Agustin (43) kakak Nurul, sejak menerima kabar meninggalnya sang adik, sudah merasa curiga dan aneh dengan kematian Nurul, terlebih lagi saat adik bungsunya yang melihat jasad Nurul menemukan adanya luka lebam menyerupai bekas jeratan pada leher korban.
"Saya sejak mendengar kabar kematian Nurul sudah curiga dan merasa aneh dengan kabar tersebut, apalagi saat adik saya melihat jenasah ada luka lebam pada leher, menyerupai luka jeratan," Jelas Agustin sembari menahan air matanya di rumah duka.
Kini keluarga menyerahkan kasus kematian Nurul kepada pihak kepolisian Polres Kediri yang menangani kasusnya. Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Hanif Fatih mengaku sedang menggali lebih dalam terkait terungkapnya identitas korban sekaligus keseharian korban yang bekerja sebagai ibu rumah tangga sekaligus penjual online perlengkapan busana muslimah secara online di Tulungagung tersebut.
"Saya dan anggota masih mendalami identitas korban dan kesehariannya, jadi mohon doanya ya terkait penyebab kematian kami masih menunggu hasil otopsi petugas medis," jelas Hanif.
Sebelumnya, warga Desa Menang, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri dikejutkan dengan penemuan jenazah Nurul yang tergeletak dipinggir jalan desa, di dekat halaman Masjid Anas bin Fadilah, Desa Menang. Kamis, (04/01/2018) petang.
Dengan ciri ciri mengenakaan pakaian serba hitam dengan jilbab lebar dan cadar menutupi wajahnya, dengan kondisi perhiasan cincin dan kalung lengkap melekat pada tubuh korban disert ai pesan pada selembar kertas putih yang berisi, " Tolong jasad dirawat secara syariat Islam dan jangan mencari identitas korban," Diduga korban merupakan korban pembunuhan, namun hingga kini polisi masih belum bisa memberikan keterangan resminya.
(iwd/iwd)Sumber: Google News | Warta 24 Kediri

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »